Rabu, 28 Juni 2023

Nasehat untuk si Sakit

 "Dan jika aku sakit maka Allah yang akan menyembuhkanku."

adalah salah satu ayat dalam Al-Qur'an yang kita yakini. Dan Al-Qur'an itu firman Allah. Allah akan penuhi janjiNya. Allah akan menyembuhkan siapa yang sakit. Perkara ada orang sakit kemudian mati maka sesungguhnya bukanlah penyakit itu penyebab kematiannya, melainkan telah sampai ajal nya.

Sebagai orang yang beriman, maka selayaknya lah kita berpikir akan ayat-ayat Allah.


Allah itu maha Rahmaan maha Rahiim. Allah itu Maha Penyayang terhadap hambanya.

Jika ada seorang hamba sakit, kemudian ia meminta kesembuhan, namun belum juga diberi kesembuhan, bukan berarti Allah dzalim terhadap hambaNya. Bukan berarti pula Allah tidak memenuhi janjiNya.

Wahai orang sakit, berbahagialah kamu, karena sesungguhnya Allah akan hapuskan dosa-dosamu, Allah akan angkat derajatmu, dan Allah akan sediakan pahala yang besar untukmu atas keridoan dan kesabaranmu dalam menerima takdir Allah.

Bukankah salah satu rukun iman itu adalah percaya kepada qada dan qadar. Sudahkan kita dikatakan beriman kepada qada/qadar (takdir) Allah manakala kita tidak mengalaminya langsung? Sudahkan kita ikhlas, ridho menerima ketentuanNya? Ataukah kita baru ridho jika takdir itu takdir yang menyenangkan kita, bagaimana jika takdir yang Allah timpakan kepada kita itu berupa sesuatu yang menyedihkan???

Itulah kiranya Allah berikan kita ujian semisal dengan sakit. Sakit bisa jadi adalah karunia Allah untuk menaikkan tingkat kita. Sebagai ujian keimanan kita, Bukankah setelah diuji biasanya kita naik kelas?

Ini (momen sakit) sesungguhnya adalah momen di mana Allah sedang menguji kita untuk dinaikkan derajat kita, dinaikkan tingkat kita, seiring dengan meningkatnya keimanan kita.

Percayalah duhai fulan (siapapun yang sakit atau dalam ujianNya) bahwa ini tak akan berlangsung lama. Kebahagiaan itu menunggumu. Kalaupun tak kau temukan itu di dunia. Allah sediakan kebahagiaan yang tak terhingga di akhirat. InsyaAllah. 

Saya pernah mendengar dari seorang ustadz yang dulu saya sering datangi kajiannya di Masjid MARDLIYAH UGM, beliau pernah menyampaikan satu kalimat penyemangat bagi para pendoa yang berharap doanya dikabulkan oleh Allah. Kata beliau banyak orang berdoa mengharap-harap doanya dikabulkan namun belum terkabul juga. Kesengsaraan dan kesulitan tak kunjung berakhir, yang diminta pun tak kunjung hadir dalam hidupnya. Beliau menasehati bahwa setiap pendoa harus yakin bahwa doanya dikabulkan. Karena Allah itu Maha Mengabulkan doa hambaNya. Ada beberapa cara diantaranya: langsung dikabulkan, ditunda, ataupun ditunjukkan yang terbaik, atau bahkan tidak dikabulkan di dunia melainkan dikabulkan dengan yang lebih baik ketika di akhirat nanti (karena dunia tak sanggup menahan begitu beratnya hadiah/kebaikan yang Allah berikan pada hamba tersebut sehingga dunia tak mampu memikulnya, sehingga Allah simpan di akhirat untuk hamba tersebut). 

Dalam sakit ada kesabaran yang ingin Allah lihat. Ada ikhtiar yang mendatangkan pahala baginya. Ada kedekatan dengan Allah lewat dzikir dan lantunan doa yang mungkin tidak 'biasa'. 

Ada kesabaran yang harus diperjuangkan untuk terus berhusnudzon kepada Allah, bahwa Allah Maha Menyayangi, meyakini bahwa Allah Maha Mendengar, Maha Melihat, Maha Memberi Kesembuhan.

Ingatlah ketika Siti Hajar berlari-lari 7 kali hingga menemukan mata air zamzam yang kisahnya menjadi abadi hingga saat ini dan menjadi bagian penting dari ibadah haji yang disebut dengan sa'i.|

Siti Hajar berdoa kepada Allah swt dan memohon pertolongan pada Allah. Ada pula ikhtiar yang dilakukannya, tak hanya sekali, beliau harus berlari-lari naik turun bukit sebanyak 7 kali, lantas setelah itu barulah Allah turunkan pertolonganNya.

Mudah sesungguhnya bagi Allah dengan sekali doa saja Siti Hajar mendapat karunia tersebut, tapi mengapa beliau harus berlari-lari dulu sebanyak 7 kali baru kemudian Allah tampakkan pertolonganNya.

Ini indah sekali ketika kita renungkan. Betapa Allah ingin mengangkat derajat beliau Siti Hajar dengan kesabaran dan ikhtiarnya.

Duhai siapa saja yang sedang sakit, bersabarlah dan tetap berikhtiar.

Allah bersama orang-orang yang sabar.

Rasulullah SAW pun telah menyampaikan kepada kita untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah swt.



Selasa, 21 Februari 2023

Catatan Kuliah Teacher Professional Development

Unsur-unsur pendidikan merupakan segala komponen yang menunjang terselenggaranya proses pendidikan. Berikut ini unsur-unsur pendidikan

1.Tujuan Pendidikan

2. Materi Pendidikan

3. Alat dan Metode

4. Lingkungan Pendidikan

5. Interaksi Edukatif

6. Pendidik

7. Peserta Didik


Tenaga kependidikan: anggota masyarakat yang mengabdikan diri dan diangkat untuk menunjang terselenggaranya pendidikan. 



Kompetensi Pedagogik Guru --> Selain mengajar, guru juga sebagai motivator, inspirator bagi peserta didik


Kompetensi Profesional --> penguasaan kurikulum, penguasaan struktur dan metode keilmuan, menguasai konsep, mengetahui standar kompetensi, menggunakan teknologi komunikasi, mengembangkan kurikulum dalam bentuk silabus dan RPP, mengembangkan materi dengan teknologi yang ada


Kompetensi sosial --> menyayangi, menghargai, menggunakan TIK dengan bijak, bergaul efektif dengan siswa, sesama guru, wali maupun masyarakat


qa:

1. apakah pemahaman murid itu tanggung jwb penuh seorang guru?

untuk paham butuh pengulangan, itu bisa dilakukan dengan kontrol dr ortu

2. bagaimana guru mengetahui karakter setiap siswanya sedangkan tiap siswa karakternya beda-beda?

3. 


Kamis, 26 Januari 2023

Daftar Jurnal dengan Tema English Language Teaching, Linguistics dan Literature

Semoga info ini bisa bermanfaat 

 1. Pedagogy: Journal of English Language Teaching

    IAIN METRO

    Sinta 4

    Terbit: June and December

    APC: Free

    Website: https://e-journal.metrouniv.ac.id/index.php/pedagogy/about

2. ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities

    UNHAS

    Sinta 4

    Terbit: March, June, September, December

    APC: ?

    Website: http://journal.unhas.ac.id/index.php/jish/index 

3. JET (Journal of English Teaching) Adi Buana

    Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

    Sinta 5

    Terbit: April and October

    APC: Free

    Website: https://jurnal.unipasby.ac.id/index.php/jet/index

4. ELT Forum

    UNNES

    Sinta 3

    Terbit: March, July and November

    APC: Free

    Website: https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/elt/index

5. Foremost Journal

    Universitas Islam Syekh Yusuf Tangerang

    Not Accredited Yet

    Terbit: February and August

    APC: Free

    Website: http://ejournal.unis.ac.id/index.php/Foremost/about 

6. Wiralodra English Journal (WEJ)

    FKIP  Universitas Wiralodra

    Sinta 5

    Terbit: March and September

    Article Submission: 100.000 (IDR) | WEJ Publication Fee: 200.000 (IDR). 
    The author should pay 300.000 (IDR) when the manuscript is published. 

    Website: https://wej.unwir.ac.id/index.php/wej 

7. Leksika: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajarannya

    UMP

    Sinta 4

    Terbit: February and August

    APC: Rp350.000,-

    Website: https://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/LEKSIKA/index 

8. Inspiring: English Education Journal

    IAIN Pare Pare

    Sinta 5

    Terbit: March and September

    APC: ?

    Website: https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/inspiring/index 

9. Lingua Scientia

    UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

    Sinta 4

    Terbit: January, June/July, November

    APC: ?

    Website: https://ejournal.uinsatu.ac.id/index.php/ls/about 

10. English Franca

    IAIN Curup

    

    Deadline : February, 27, 2023, Publish : May, 30, 2023. Issue : Vol. 7, No 2 2023, Deadline : September, 30, 2023, Publish : November, 30, 2023.

    

Jumat, 23 Desember 2022

Minggu, 22 Mei 2022

Penelitian Korelasi 2

Penelitian korelasi adalah bagian dari penelitian deskriptif

Metode penelitian dalam paradigma positivistik

Data merupakan hasil pengukuran dan bentuknya adalah bilangan atau skor

Penelitian yang dilakukan utk mengeksplorasi apakah terjadi antara 2 atau lebih variabel ada hubungan kesejalanan atau korelasional

Apakah kalau skor dalam 1 variabel itu naik apakah terjadi kenaikan atau penurunan pada variabel lainnya

Korelasional tidak mengimplikasikan analisis hubungan sebab akibat

Penelitian ini dapat dilanjutkan untuk melihat sebab akibat

Apa signifikansinya?

Kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, aplikasi dari bidang-bidang ilmu pengetahuan

e.g. motivasi dan prestasi belajar, kontribusi terhadap ilmu perilaku, praktik pendidikan pentingnya meningkatkan motivasi belajar agar dicapai prestasi belajar lebih baik

Apakah motivasi bekerja memberikan kontribusi thd peningkatan kesejahteraan, implikasi bagi pemimpin dalam meningkatkan motivasi bekerja

Bagaimana pelaksanaannya?

Tidak dilakukan analisis hubungan kausal, hanya eksplorasi apakah 1 variabel berhubungan secara simetris dengan variabel lainnya

Tidak ada pelabelan variabel dependent dan independent

Labelnya adalah x dan y

Menganalisis arah dan besarnya korelasi

Arah: bila x naik apakah y naik/turun? bila sama sama naik: positif, bila x naik y turun: negatif

Besarnya magnitude korelasi: 


Instrumen: menghasilkan data berskala interval (tes) atau ratio (kuesioner skala Likert), data interval bisa juga dirubah menjadi ordinal

Metode statistika analisis korelasi

Dua variabel: bivariat (sederhana)

Lebih dari 2 variabel: multiple correlation

Mendeskripsikan data: berdasarkan koefisien korelasi atau diagram pencar

Bisa dilanjutkan analisisnya dengan analisis jalur atau regresi, sederhana ataupun multiple



Prof. Muhammad Ali (Youtube: DEC Channel)


Penelitian Korelasi

 Berikut saya akan share pointer-pointer penelitian korelasi

- tidak menunjukkan hubungan sebab akibat, x mempengaruhi y atau y mempengaruhi x

- tidak ada kelompok kontrol

- tujuan: teknik statistik utk mencari hub 2 variabel yang sifatnya kuantitatif

- suatu cara utk mengetahui ada tdknya hubungan yg linier antar variabel

- kalau x naik, y naik --> linier, klo x berubah, y juga berubah

- proses menguji variabel bebas thd terikat utk mengetahui hubungannya, e.g. motivasi thd prestasi, minat thd motivasi yang sudah ada di teori, ada pengaruh tapi kita ingin melihat tingkat keeratannya

- contoh: tingkat pendidikan dan pola asuh, kemampuan berbahasa dan kemampuan berpikir (kalau kosakata banyak apakah kemampuan berpikir juga baik); minat, motivasi dan prestasi belajar

- hubungan sudah ada dan kita ingin tahu nilai keeratannya

- jangan gunakan kata pengaruh tapi hubungan

- pastikan secara teoritis bahwa variabel x mmpengaruhi variabel y

- bisa ditemukan hubungan yg sangat erat, erat atau lemah


Sumber: Chodijah Makarim, M.Si.

Jumat, 20 Mei 2022

Problematika Kehidupan Suami Istri

 Assalamualaikum. Selamat pagi. 

Sakinah, mawaddah, warahmah adalah kata yang seringkali muncul saat ada sanak saudara atau teman kita menikah. Namun untuk mewujudkannya bukan hal yang mudah. Maka pasangan yang akan dan sudah menikah bahkan harus belajar, harus cari tahu ilmunya unless rumah tangga dipenuhi dengan ketidakdamaian antara pasangan suami istri. Mengapa? karena otak laki-laki dan perempuan itu berbeda (baca buku Male and Female Brain). Bagi pasangan yang tidak memahami ini, sulit untuk mempertahankan rumah tangga di kala ada konflik di antara keduanya. Konflik dapat muncul kapan saja dimana ada kondisi yang inconvenience bagi salah satu atau kedua pasangan. 

Sesungguhnya ketika kita menikah, kita tidak hanya menikahi "kebaikan" pasangan kita, namun juga kita menikah dengan segala pernak pernik "perspektifnya" (saya tidak menyebutnya "keburukan"). 

Jadi menikah itu menyatukan 2 insan yang berbeda jenis kelamin. Menyamakan persepsi menjadi hal yang sulit dan butuh bertahun=tahun, berbulan bulan meski pada saat akan menikah kelihatannya cocok2 saja. Yang kita anggap biasa, bisa jadi dianggap "kurang ajar" oleh pasangan kita. Sebaliknya yang kita anggap "kurang ajar"  bisa jadi merupakan hal biasa bagi pasangan kita.

Ilustrasi: 

Menurut suami: dengarkan aku dengan seksama

menurut istri: aku sudah menanggapi, sekarang aku sambil singkirkan pisau itu ya biar tidak kena kaki anak-anak